Program Magister Manajemen Fakultas Bisnis dan Pariwisata telah menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Juli 2025 di Glamping Agro Puncak Bukit Lestari, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan
Diawali melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Glamping Agro Puncak Bukit Lestari, maksud dan tujuan kerjasama ini adalah untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) bagi dosen dan mahasiswa Program Magister Manajemen Fakultas Bisnis dan Pariwisata Universitas Dhyana Pura yang selanjutnya dapat memberikan nilai tambah bagi para Mahasiswa, Dosen maupun pihak lainnya.
Dosen Magister Manajemen menaruh perhatian kepada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) di sekitar Puncak Bukit Lestari, Desa Candi Kuning, Tabanan yang memiliki 18 Glamping yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Lokasi Glamping memiliki keunggulan yaitu Pemandangan Danau dan Alam yang indah berlokasi di dataran tinggi dengan hawa dingin yang bisa dijadikan tempat rekreasi menginap bagi masyarakat perkotaan untuk melepas kepenatan. Namun perkembangan Glamping yang ada di lokasi tersebut kurang maksimal karena tingkat occupancy glamping masih disekitar 35% hingga 50 %, sementara perkembangan Asset Glamping dan fasilitas lainnya masih terlihat belum maksimal. Hal ini memberikan signal bahwa pengelola glamping perlu dibekali oleh pengelolaan keuangan yang baik serta penerapan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing Glamping yang dikelola oleh masyarakat secara mandiri di sekitar Puncak Bukit Lestari, Desa Candi Kuning, Tabanan.

Pada umumnya, pengusaha UMKM sangat sulit untuk membedakan mana yang termasuk keuangan untuk bisnis dan mana yang termasuk keuangan pribadi. Pengusaha sering menggunakan tabungan pribadi untuk memulai usaha tanpa membuat pemisahan yang jelas. Tidak memiliki rekening terpisah sehingga menggunakan satu rekening untuk transaksi pribadi dan bisnis menyebabkan kebingungan dalam pencatatan keuangan. Tidak semua pengusaha mikro memiliki pengetahuan tentang pengelolaan keuangan, sehingga pencatatan dan laporan keuangan sering diabaikan.
Usaha mikro yang dikelola secara pribadi sering menghadapi berbagai tantangan dalam pemasaran yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis. Banyak usaha mikro belum dikenal luas karena kurangnya strategi branding yang efektif. Tidak memiliki logo, kemasan menarik, atau identitas visual yang kuat. Banyak usaha mikro masih mengandalkan pemasaran offline dan belum memanfaatkan platform digital. Tidak tahu cara menggunakan media sosial, marketplace, atau iklan online secara efektif. Usaha mikro sering hanya menjangkau pelanggan di sekitar tempat usaha dan belum memperluas pasar ke luar daerah.

Pengajaran dan pembimbingan pengusaha glamping dilakukan selama 8 bulan dari bulan April 2025 hingga Oktober 2025 yang diberikan oleh pakar keilmuan dari Dosen Tetap Magister Manajemen Universitas Dhyana Pura. Hal ini menjadi salah satu kewajiban di dalam Beban Kerja Dosen (BKD) yang harus dilaporkan sebagai Pengabdian kepada Masyarakat.
Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu manajemen yang menjadi kompetensi masing-masing dosen serta memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa yang terlibat akan diberikan rekognisi terhadap program MBKM sekaligus program studi magister manajemen (MM) dapat meningkatkan IKU prodi sekaligus dapat meningkatkan program pemasaran dari program studi.
Kegiatan ini yang dilakukan oleh dosen Program Magister Manajemen dan melibatkan mahasiswa. Dengan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya berbagi pengetahuan kepada masyarakat, tetapi sekaligus juga memperkenalkan Program Magister Manajemen Universitas Dhyana Pura.


